Jumat, 18 Desember 2015
SAR Goes To School
Minggu, 13 Desember 2015
Class Meeting
Karena ini lomba antar kelas, maka masing-masing kelas menggunakan kostum dengan warna yang berbeda. Banyak kostum-kostum yang lucu, aneh, juga keren. Sehingga Class Meeting makin meriah dengan warna-warni kostum. berikut gambar yang sempat kami foto dalam kegiatan Class Meeting ini.
Selasa, 03 November 2015
ASTRO'15
Rabu, 06 Mei 2015
TAPESE (Tanggap Peduli Sesama) Bakti Sosial OSIS MPK 14/15
Beberapa waktu lalu, OSIS dan MPK SMAN 8 Bekasi melaksanakan kegiatan bakti sosial yang bertema "Satu Langkah Kecil Menuju Kebersamaan dan Peduli Sesama"
OSIS dan MPK SMAN 8 Bekasi melakukan bakti sosial di Yayasan Al-Fath Bekasi yang beralamat di Jl. R.H. Umar No. 108 Kp. Ceger RT 005/018 Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Setelah berbincang-bincang dengan pengurus yayasan, kami memperoleh beberapa informasi tentang Yayasan Al-Fath Bekasi ini. Berikut adalah rangkumannya:
Yayasan Al-Fath Bekasi adalah sebuah lembaga nir laba yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan da'wah yang berdiri pada awal tahun 2000. Akta pendirian yang dibuat pada tanggal 8 Maret 2002 disahkan oleh Menteri Kehakiman dan HAM RI melalui Surat Keputusan Nomor c-98.HT.01.02.TH2003 tanggal 9 September 2003.
Awalnya Yayasan ini bernama Yayasan Islam Al-Fath. Seiring dengan adanya pergantian Pengurus dan didasari berbagai pertimbangan, nama Yayasan pun berubah menjadi Yayasan Al-Fath Bekasi. Pencantuman kata "Bekasi" menunjukkan domisili asal Yayasan. Perubahan tersebut dinotariskan oleh Notaris Hj. Sussy Chaerani, SH.
Di masa-masa awal pendirian, Yayasan hanya membina empat orang anak yatim piatu di mana hampir seluruh kegiatan pembinaan dilakukan di mushalla yang menjadi "aset pertama". Seiring dengan berjalannya waktu, alhamdulillah kepercayaan masyarakat kepada Yayasan semakin meningkat. Jika sebelumnya yayasan hanya membina 4 anak, maka saat ini santri mukim di Yayasan ini berkisar 150 dan santri pulang-pergi berkisar 250. Santri-santri disini tidak hanya berasal dari Bekasi saja, tidak sedikit yang berasal dari luar Bekasi. Aset-aset Yayasan pun alhamdulillah bertambah. Dari yang semula "hanya sebuah mushalla" kini Yayasan telah memiliki tanah seluas 2.455 m2 yang di atasnya didirikan beberapa sarana pendukung seperti kantor sekretariat, ruang belajar, ruang serbaguna dan asrama.
Yayasan Al-Fath Bekasi ini juga menyelenggarakan pendidikan keterampilan dan pelatihan-pelatihan seperti komputer, menjahit, sablon, kerajinan tangan, kesenian dan olah raga. Mulai tahun ajaran 2012/2013 yayasan menyelenggarakan pendidikan formal tingkat menengah pertama dengan nama SMP ASRAMA AL-FATH dan mulai tahun ajaran 2013/2014 menyelenggarakan pendidikan tingkat menengah atas yaitu SMK DINAMIKA INSAN MANDIRI (DIMA).
Sumber dana dari seluruh kegiatan Yayasan berasal dari hasil penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, wakaf dan sumbangaan tidak mengikat dari masyarakat luas. Selain itu secara temporer Yayasan juga menerima bantuan dari instansi swasta dan pemerintah. Untuk menunjang kemandirian dalam pendanaan, saat ini kami, para pengurus Yayasan, mendirikan unit-unit usaha. Di antara usaha yang sedang dikembangkan adalah jasa layanan aqiqah, rental komputer, percetakan dan stationary.
Kami juga mendapatkan informasi tentang jadwal kegiatan santri di Yayasan Al-Fath Bekasi ini, berikut adalah urutan aktivitas harian santri:
Jam 04.00 - 05.00, bangun pagi, persiapan, shalat subuh berjamaah
Jam 05.00 - 06.00, talaqqi Al-Qur'an; tahsin dan tahfizh
Jam 06.00 - 07.00, Piket harian, bersih diri, sarapan pagi, persiapan sekolah formal
Jam 06.00 - 12.10, sekolah formal (SD, SMP dan SMK)
Jam 09.30 - 11.30, pendidikan pesantren bagi santri yang sekolah siang
Jam 12.10 - 11.45, shalat zuhur berjamaah, makan siang, persiapan sekolah formal
Jam 13.00 - 17.45, sekolah formal (SMP)
Jam 13.00 - 14.00, talaqqi Al-Qur'an; tahsin dan tahfizh
Jam 13.30 - 15.30, pendidikan pesantren bagi santri yang sekolah pagi
Jam 15.30 - 16.00, istirahat, shalat ashar berjamaah
Jam 16.00 - 17.00, istirahat, kegiatan insidentil
Jam 17.00 - 17.45, piket harian, bersih diri, persiapan shalat maghrib
Jam 18.00 - 18.30, Shalat maghrib berjamaah
Jam 18.30 - 20.00, pendidikan pesantren (untuk santri mukim maupun non mukim)
Jam 20.00 - 20.30, Shalat Isya berjamaah
Jam 20.30 - 21.00, istirahat, makan malam
Jam 21.00 - 22.30, diskusi materi sekolah formal dan sekolah pesantren
Jam 22.30 - 04.00, istirahat
Berikut juga beberapa prestasi yang telah diraih oleh santri-santri yang ada di Pesantren Al-Fath ini:
Juara 1 Tilawah PORSENI Bekasi
Juara 2 Takbir PORSENI Bekasi
Juara 2 Lari Jarak Pendek 100 m PORSENI Bekasi
Juara 3 Bulutangkis PORSENI Bekasi
Beberapa foto bangunan di Yayasan Al-Fath Bekasi:
Rabu, 04 Maret 2015
8vidgram & 8selfie competition
Seperti yang kita tahu bahwa di zaman globalisasi seperti sekarang media sosial sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan kita sehari-hari. Media sosial juga sudah sangat berkembang pesat. Yang sudah kita ketahui bahwa dahulu Facebook sangatlah booming dikalangan remaja.
Namun sekarang di Indonesia para pecinta internet sudah memilik banyak akun di sosial media lainnya. Seperti Twitter, Ask.fm, Instagram, dan yang terbaru yaitu Secret. Di Instagram sendiri telah kita ketahui terdapat akun yang bernama INDOVIDGRAM yang berisi anak-anak muda Indonesia yang membuat video-video kreatif dan unik lalu mengunggahnya di Instagram.
Untuk mengimbangi kemajuan globalisasi saat ini, kami dari osis SMAN8Bekasi mengadakan suatu perlombaan di Instagram yang disebut "8Vidgram & 8Selfie Conpetition".
Perlombaan ini bertemakan "Let's Creative to Graduation of Eight" yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi kaka-kaka kelas yang sebentar lagi akan lulus untuk membuat kenangan selama berada di SMAN8Bekasi.
Perlombaan ini juga bertujuan untuk mengasah kretifitas para siswa untuk membuat video dan foto yang seunik mungkin.
Perlombaan ini hanya ditujukan untuk kelas XII SMAN8Bekasi.
Dan cara perlombaannya sangat mudah yaitu dengan mengirimkan video kreatif dan unik berdurasi 15detik (ukuran instagram) ke email rafranrfn@gmail.com atau mengunggah foto selfie bersama teman-teman ke akun Instagram pribadimu dengan hashtag #8selfie
Perlombaan ini kami adakan dari tanggal 28 Februari 2015 sampai dengan 30 Maret 2015. Dan penguman pemenang akan diumumkan saat graduasi kelas XII. Akan ada 1 pemenang untuk 8Vidgram dan 1 pemenang untuk 8Selfie.
Dan yang terpenting untuk mengikuti perlombaan ini foto & video dilarang mengandung unsur yang mencemarkan nama baik orang lain atau yang mengandung unsur SARA dan pornografi.
Jadi untuk kakak - kakak kelas XII atau yang biasa disebut para Arthrologic, yuk ikuti 8Vidgram & 8Selfie Competition ini! Buatlah kenangan unik di sekolah kita. Let's Creative to Graduatin of Eight!
Rabu, 18 Februari 2015
TDS (Tindak Disiplin Siswa)
Dalam kehidupan sehari hari kita sering mendengar bahwa pelanggaran terhadap tata tertib sekolah merupakan hal yang biasa, dan mungkin sesuatu yang wajar.
Dalam mengikuti pelajaran di sekolah siswa tidak akan terlepas dari peraturan tata tertib sekolah, siswa di tuntut untuk berprilaku baik terhadap guru, staff, maupun sesama siswa. Tetapi walau begitu masih saja ada siswa maupun siswi yang masih melanggar tata tertib tersebut, seperti cara berpakaian ataupun ketepatan waktu di saat masuk sekolah.
Oleh karena itu, agar tidak terjadi hal yang serupa di SMAN 8 Bekasi , kami selaku pihak OSIS dan MPK mengadakan TDS(Tindak Disiplin Siswa). TDS merupakan suatu program yang bertujuan untuk menertibkan dan mendisiplinkan siswa.
Kami selaku pihak OSIS dan MPK mengadakan TDS (tindak disiplin siswa) dan dibantu oleh pihak kesiswaan.
Dalam penyampaian tds ini kami selaku petugas tds dituntut untuk tegas dan sopan dalam mengingatkan siswa/siswi sman8 yang melanggar tata tertib sekolah dan memberikan contoh yang baik kepada siswa/siswi di sman8. Tds ini difungsikan untuk mengadakan perubahan yang signifikan pada siswa/siswi sman8
Tds ini juga mengandung nilai edukasi, seperti memberikan arahan bagaimana cara berpakaian yang rapih dan tepat waktu. Dalam sistemnya tds menggunakan sistem point, kepada para siswa siswi yang melanggar tata tertib sekolah akan dikenakan point yang sudah tercantum dalam buku saku sman 8 bekasi. Banyaknya point tergantung dari jenis pelanggarannya. Seperti kurangnya atribut akan dikenakan 3point dan seterusnya. Jika siswa/siswi yang melakukan pelanggaran telah memiliki 50point keatas, maka pihak sekolah akan mengirimkan SP (surat peringatan) sebanyak tiga kali. Batas maksimal pemberian point adalah 100point, jika siswa tersebut sudah melakukan pelanggaran sebanyak 100point maka dengan terpaksa pihak sekolah akan mengembalikan siswa tersebut kepada orang tua mereka.
Untuk mengetahui bagaimana pendapat warga sekolah tentang adanya tds ini, kami sebagai pihak osis pun telah melakukan wawancara terhadap beberapa murid maupun guru. Ada beberapa murid yang kurang setuju dengan adanya tds ini, "terlalu ketat" pendapat seorang siswa. "Lebih baik diberi sanksi membawa barang yang berguna untuk sekolah dibanding diberikan point" pendapat seorang siswa lainnya. Namun tak sedikit juga yang mendukung adanya program tds ini. "Menurut saya sangat bagus karna banyak siswa siswi sman8 bekasi yang tidak mempedulikan tata tertib sekolah"
Guru-guru pun setuju dengan adanya program tds ini, "ibu sangat setuju, yang terpenting disampaikan dengan edukatif agar anak-anak mengerti" pendapat guru di sman8. Dengan melakukan wawancara ini kami dari pihak osis dan kesiswaan menjadi tahu bagaimana pendapat warga sekolah sman8 bekasi. Pendapat seperti ini bisa menjadi pertimbangan bagi pihak osis dan kesiswaan dalam memperbaiki program kerja tds ini. Tentu saja itu semua membutuhkan apresiasi dari pihak sekolah, murid, ataupun pihak dari OSIS dan MPK.
Inilah beberapa pendapat dari sejumlah orang yang merasakan TDS di SMAN8 Bekasi.
1.Pihak murid:
“TDS menurut saya bagus, mendisiplinkan siswa tapi kadang kadang dari anak OSIS
sendiri tidak bisa berperilaku sopan kepada kaka kelas.”
“TDS menurut saya sangat bagus karna banyak siswa siswi SMAN8 Bekasi yang tidak mempedulikan tata tertib sekolah. Dengan adanya TDS tata tertib sekolah bisa dilaksanakan.”
“Kalo tidak pake atribut lengkap atau yang lain kalau bisa jangan pakai point dong suruh bawa alat yang penting buat sekolah, misalkan udah tiga kali gitu suruh bawa P3K atau obat obatan, apa aja gitu yang penting jangan point”
“Terlalu ketat, segala hal yang disuruh didepan pager gak bikin pinter.”
“gapenting.”
“Jangan kasih point ke kami.”
2.Pihak Guru:
“Saya sangat setuju dengan adanya TDS yang terpenting disampaikan secara edukatif supaya anak anak mengerti.”
Demikianlah pendapat tentang TDS dari beberapa kalangan, baik murid maupun guru di SMAN 8 Bekasi.
Dan berikut ini merupakan contoh berpakaian yang rapih dan baik:
































